ISOLA, VILA SAKRAL CITRA BANDUNG UTARA

BACA JUGA :

meuntbeatable.blogspot.com
" Bandoeng O, wonderstad, dat zegt toch iedereen, een stad vol pracht en praal, altijd even schoon en rein, kortom, een plaats bij uitnemendheid, Bandoeng, heer lijke staad" ( Rara Sulastri-1933).
Lagu sanjungan dalam Bahasa Belanda itu tertulis dalam buku Wadjah Bandoeng Tempo Doeloe, karya Haryoto Kunto. Menggambarkan betapa jaya dan indahnya Bandung, terutama di kawasan utara pada masa kolonial. Alamnya menawan, dihiasi juga oleh gedung-gedung karya arsitek Belanda yang kaya keindahan.
Isola, inilah salah satu gedung yang membentuk citra Bandung Utara kala itu. Berdiri tahun 1933, didesain oleh arsitek Belanda, CP Wolff Schoemaker, guru besar arsitektur di Techniche hogeschool, kini Institut Teknologi Bandung ( ITB ).


Tampilannya menyerupai kapal laut. Langgam arsitekturnya art deco. Fasadnya diperkaya oleh garis-garis legkung horizontal. Pada saat-saat tertentu, garis dan bidang memberi efek bayangan dramatis bangunan. Bentuknya simetris, berkesan formal dan berwibawa. Pintu utama di tengah bangunan dilindungi kanopi dak beton melengkung yang ditopang satu tiang pada ujungnya. Arah hadapnya mengikuti unsur kosmis dan sakral, utara-selatan.

Kini Isola menjadi kantor rektorat Unversitas Pendidikan Indonesia Bandung- dulu IKIP Bandung. Sosoknya masih tegar, walau sudah 78 tahun. Isola layak menyandang gelar karya arsitektur monumental.
Ada lagu Sunda tentangnya, yang menggambarkan bahwa dari Isola tumbuh kader-kader pendidik untuk mencetak putra bangsa masa depan. Penggalannya :

"Isola Bumi Siliwangi
Liliwatan Bandung Lembang
Suku Tangkuban Parahu
..........    
Kader-kader keur harepan bangsa
Ti Isola mimitina"

 
( Sumber : Majalah iDEA)
Termasuk Kategori : Budaya Sunda, Sejarah
0 Komentar untuk "ISOLA, VILA SAKRAL CITRA BANDUNG UTARA"

Back To Top