Membangkitkan Minat Baca Pada Anak

BACA JUGA :



Berdasarkan penelitian Human Development Index ( HDI ) yang dikeluarkan UNDP untuk melek huruf pada 2002 menempatkan Indonesia pada posisi 110 dari 173 negara. Posisi tersebut kemudian turun menjadi 111 pada tahun 2009. Kondisi ini tentunya memprihatinkan. Budaya baca memang belum menjadi budaya bangsa kita.

Pertanyaannya, bagaimana langkah kita untuk membangkitkan minat baca pada anak didik kita, yang notabene generasi penerus masa depan kita ? Melalui baleatikan.blogspot.com, Silakan anda melanjutkan membaca, artikel sederhana mengenai membangkitkan minat baca pada anak didik.

Minat baca adalah keinginan dan kemauan kuat untuk selalu membaca setiap ada kesempatan atau selalu mencari kesempatan untuk membaca. Ciri orang yang mempunyai minat baca tinggi di antaranya :

1.       Selalu memanfaatkan setiap waktu luang untuk membaca
2.       Selalu mencari waktu untuk membaca
3.       Senantiasa berkeinginan untuk membaca
4.       Memanfaatkan membaca untuk kebutuhan
5.       Membaca dengan senang hati

Menciptakan generasi literat membutuhkan proses dan sarana yang kondusif dengan mensinergikan peran keluarga, sekolah, dan masyarakat. Keluarga sangat dominan dalm perkembangan literasi anak. Hasil riset menunjukkan umumnya anak mulai belajar membaca dan menulis dari orang tua di rumah. Mereka akan gemar membaca jika melihat orangtua dan anggota keluarga yang lainnya sering membaca buku, koran, ataupun majalah. Anak sebenarnya sudah bisa dirangsang untuk gemar membaca bahkan ketika masih dalam kandungan ibunya. Wanita hamil yang sering membacakan buku ataupun Al Qur’an bagi janin yang sedang dikandungnya cenderung akan melahirkan anak yang kemudian gemar membaca.

Nicole Niamic dalam The Benefits of Readning to Your Children(1993 ) mengatakan, jika orang tua membacakan buku cerita kepada anak sejak dini, mereka sebenarnya telah mengenalkan anak pada dunia lain yang mengasyikkan. Kebiasaan in bahkan akan menentukan kesuksesan akademik mereka di kemudian hari. Anak usia 2 tahun yang setiap hari sering dibacakan buku cenderung berprestasi lebih baik ketika duduk di taman kanak-kanak atau sekolah dasar, dan memiliki kemampuan belajar serta berkomunikasi dua-tiga kali lebih baik ketimbang anak yang hanya dibacakan buku beberapa kali saja dalam seminggu. Apalagi dibandingkan dengan yang tidak pernah sama sekali.

Guru juga berperan sangat besar dalam mendorong minat baca anak  di antaranya dengan melakukan kondisioning yang mendorong anak membaca buku, memberikan tugas yang menuntut anak membaca, sering memberi motivasi dan memanfaatkan perpustakaan secara oftimal.

Selain itu peran masyarakat juga dibutuhkan dalam membangkitkan minat baca pada anak. Diantaranya dengan munculnya kelompok masyarakat cinta buku, gerakan masyarakat membaca. Dan yang menggembirakan, adanya peran besar pemerintah yang terus menerus menggalakan program membaca.
Semoga dengan berbagai upaya yang kita, sebagai orang tua, sebagai guru, dan sebagai anggota komunitas masyarakat, lakukan, dapat meningkatkan minat baca pada diri kita dan anak-anak kita. Insya Alloh !

( Thanks to MP Magz ) 
Sumber gambar : simfonikehidupan.wordpress.com
Termasuk Kategori : Dunia Mengajar, Motivasi
0 Komentar untuk "Membangkitkan Minat Baca Pada Anak"

Back To Top