Dampak Game Online

BACA JUGA :

Dampak Game Online

Seiring perkembangan teknologi, internet menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Selain sebagai media informasi, internet juga bisa dijadikan sebagai media hiburan, seperti misalnya game. Game online yang diminati berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Meski bisa dijadikan media hiburan, game online juga bisa berdampak buruk pada psikologis penggunanya, terutama anak-anak.


Posting kali ini saya angkat mengenai dampak Game online. Tulisan ini sebagian besar diadaptasi dari tulisan Ibu Dra ( Psi ) Zulia Ilmawati pada Tabloid Media Umat. Selamat membaca !

Game onlinememiliki sifat adiktif atau candu, sehingga waktu anak banyak dihabiskan untuk bermain. Jika sudah demikian, maka waktu istirahat anakmenjadi berkurang dan dapat mempengaruhi kegiatannya, terutama aktivitasnya di sekolah.

Kecanduan Game online ini memiliki dampak bagi psikologis anak, di antaranya :
1.    Dapat menghambat perkembangan sosial anak, karena akan mengurangi aktivitas positif yang seharusnya dijalani oleh anak pada usia perkembangan mereka.
2.    Dapat mengurangi waktu belajar dan sosialisasi dengan teman sebaya. Jika ini berlangsung terus dalam jangka waktu yang lama, anak akan menarik diri pada pergaulan sosial, tidak peka dengan lingkungan, bahkan bisa membentuk perilaku asosial.
3.    Anak belajar dari apa yang dilihatnya. Game online yang berbau kekerasan dapat menyebabkan anak mengikuti karakter Game online tersebut. Game online juga tak jarang mengajarkan anak untuk berkata kasar dan tidak sopan.
4.    Terkadang karena ingin meneruskan permainan padahal tidak punya uang, anak akan terdorong melakukan tindak kejahatan seperti mencuri.
5.    Konsentrasi belajar anak akan turun.
Begitu riskannya dampak Game online pada anak, tentunya diperlukan solusi yang cerdas untuk mengurangi bahkan menanggulanginya. Upaya yang dilakukan bisa berupa :
1.    Mengajak anak bicara dari hati ke hati, tanpa emosi. Tanyakan kepadanya apa yang dirasakan saat bermain Game online. Prinsipnya, ajak ia berbicara jujur dan dengarkan ungkapan hatinya.
2.    Mengingatkan apada anak akan impian dan cita-citanya. Beri pengertian akan sia-sianya waktu bila terus menerus bermain Game online, sehingga melupakan waktu belajar.
3.    Buatlah kesepakatan bersama untuk membatasi waktu bermain Game online. Dan sepakati pula bentuk hukumannya jika ananda melanggar.
4.    Sesekali luangkan waktu untuk menemani buah hati anda untuk bermain bersamanya. Ajaklah ia jalan-jalan ke tempat yang membangun kepeduliannya.
5.    Sering-seringlah mengucapkan kata-kata positif kepada ananda, termasuk kalimat yang mengandung apresiasi jika menemukan sekecil apapun perubahan positif pada perilaku ananda.

Bila upaya-upaya ini dilakukan insya Allah ketergantungan anak pada Game online sedikit demi sedikit akan pudar. Semoga !

Termasuk Kategori : internet, Komputer
1 Komentar untuk "Dampak Game Online"

Terima kasih sahabat Reno,insya Allah saya akan berkunjung balik...

Back To Top