Mendidik Tanpa Mencela

BACA JUGA :

“ Dari ‘Urwah, dari bapaknya, ia berkata : “ Rasulullah saw bersabda atau Abu Bakar atau ‘Umar berkata kepada seorang lelaki yang memaki anaknya karena melakukan suatu kesalahan : “ Anakmu itu ibarat anak panah yang dilepas dari busurmu.” ( HR. Abu Razaq )



Hadits tersebut menjelaskan bahwa Rasulullah SAW atau Abu Bakar atau Umar bin Khaththab pernah menegur seorang orang tua yang memaki anaknya. Orang itu ditegur dan diperingatkan bahwa anaknya ibarat air cucuran atap jatuh ke pelimbahan juga. Artinya, kelakuan anak tidak akan jauh berbeda dari kelakuan orang tuanya.

Peringatan tersebut menunjukkan bahwa apabila orang tua ( atau guru ) gemar menggunakan kata-kata kotor kepada anaknya, kelak anaknya pun akan terbasa menggunakan kata-kata kotor dalam berbicara kepada siapapun, termasuk kepada orang tuanya sendiri.

Oleh karena itu hendaknya orang tua menjauhi atau tidak membiasakan berkata-kata kotor atau memaki atau bersumpah serapah kepada anaknya agar mereka tidak meniru. Anak-anak yang telah kebal telinganya dengan kata-kata yang buruk akan tumbuh dengan pribadi yang buruk pula. Anak-anak yang berperilaku buruk, baik dalam ucapan maupun dalam tingkah laku, kelak akan mengenai orangtuanya juga. Maka jangan heran jika anak biasa dimaki, suatu saat ia akan berani memaki orang tuanya sendiri.

Menjauhi kata-kata celaan atau kotor merupakan salah satu asas mendidik anak menjauhkan diri dari hal yang tidak baik. Dengan cara ini mereka akan tumbuh menjadi orang yang biasa bertutur kata sopan santun dan memilih perkataan yang baik dalam berbicara dengan siapapun, sesuai dengan perintah agama. Hal ini merupakan salah satu cara orang tua mendidik anaknya menjadi orang shalih.
Semoga bermanfaat ! 

( 25 Asas Islami Mendidik Anak, Irsyad Baitus Salam )



Termasuk Kategori : Dunia Akhwat, Dunia Mengajar
0 Komentar untuk "Mendidik Tanpa Mencela"

Back To Top