Tips Menyiasati Tayangan Televisi

BACA JUGA :

Komisi Penyiaran Indonesia ( KPI ) merilis 10 judul sinetron dan FTV yang tidak layak tonton. Sepuluh judul sinetron tersebut ditayangkan di SCTV, RCTI, Antv, Indosiar, MNCTV dan Trans TV. Di antaranya berjudul " Ayah Mengapa Aku Berbeda"( RCTI), "Pashmina Aisha"( RCTI), "ABG Jadi Manten"(SCTV), " Ganteng-ganteng Srigala"( SCTV), " Diam-diam Suka" ( SCTV) dan beberapa judul film lokal maupun luar negeri.
Alasan ketidakbolehan, karena menayangkan tindakan bullying di sekolah, kekerasan fisik, verbal, konflik rumah tangga, perselingkuhan, serta menampilkan kehidupan bebas remaja. Kita tunggu, apakah peringatan ini berfek ? Rasanya pesimis, mengingat peringatan KPI episode sebelumnya hampir dipastikan hanya menjadi angin lalu. Stasiun TV dan PH tak bergeming.

Ya, televisi memang banyak sisi negatifnya. Lantas bagaimana? Sebenarnya cara mudah adalah jangan menyediakan televisi di rumah. Tapi, kerap anak " kabur" ke rumah tetangga untuk nonton, di mana hal ini justru tidak bisa diawasi orang tua.

Bagaimanapun, saat ini, televisi masih menjadi sumber informasi dan hiburan paling populer dan mudah diakses. Hampir semua rumah tangga memiliki kotak ajaib itu. Tinggalaha para orang tua dan seluruh anggota keluarga yang harus memfilter tayangan-tayangan tidak mendidik.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah efek buruk televisi :

1. Buat aturan menonton televisi yang disetujui bersama
Mislanya mematikan televisi saat berkumandang adzan, saat maghrib, tidak menyalakan televisi saat makan malam atau saat orang tua tak bisa mengawasi
2. Batasi waktu menonton televisi
Misalnya satu jam pada hari biasa dan 2-3 jam pada akhir pekan atau saat libur
3. Batasi channel yang tersedia di televisi
Pilihkan yang paling minim tayangan yang tidak mendidiknya
4. Buat daftar tayangan
Membuat daftar tayangan yang boleh dan tidak bvoleh ditonton sendiri oleh anak, yang perlu pendampingan dan yang tidak boleh sama sekali. Jelaskan alasannya, sehingga mereka merasa tidak dikekang.
5. Pilihkan tayangan yang mengandung nilai positif
Misalnya yang mengajarkan anak berbagi, santun dan sayang sesama, merangsang keingintahuan balita, membantunya belajar kata-kata atau bahasa, membuat anak terhibur dan mengembangkan minat untuk membaca, hobi, dan kegiatan luar ruang. Sesuaikan juga dengan minat anak.
6. Dampingi anak saat menonton
Mendampingi anak khususnya pada acara-acara tertentu yang dudah dijadwalkan. Dengan begitu orang tua bisa langsung bisa mengajak diskusi
7. Jangan gunakan kebolehan menonton televisi sebagai hadiah atau hukuman
Hal ini sama saja dengan menanamkan betapa berharganya televisi pada anak
8. Alihkan perhatian anak dengan kegiatan lainnya
9. Kurangi jam menonton TV secara perlahan namun pasti
10. Orang tua harus menjadi teladan
Sebisa mungkin tahan diri untuk tidak menonton televisi di depan anak-anak. Silakan jika anak sedang tidur atau sekolah, yang penting tidak membuat anak berfikir bahwa aturan itu hanya berlaku untuk mereka. Jelas itu tidak mendidik

Selamat mencoba !

( Sumber : Tabloid Media Umat, gambar diambil dari SeputarAceh.com )

Termasuk Kategori : Dunia Akhwat
0 Komentar untuk "Tips Menyiasati Tayangan Televisi"

Back To Top