Tentang Anak, Puisi Kahlil Gibran dalam Buku Sang Nabi

BACA JUGA :

"Anakmu bukanlah milikmu
Mereka adalah putra-putri kehidupan,"

"Mereka terlahir melaluimu, tapi bukan berasal darimu. Karena itu mereka ada bersamamu, tapi bukanlah milikmu".

"Engkau harus memberi mereka cintamu, tetapi bukan pemikiranmu, karena mereka punya pemikiran mereka sendiri".

"Engkau bisa memberikan rumah untuk tubuh mereka, tetapi tidak untuk jiwanya. Karena jiwamereka akan tinggal di rumah masa depan, yang tidak bisa kau kunjungi, bahkan dalam mimpimu sekalipun".

"Engkau boleh mencoba meniru mereka, tapi jangan memaksa mereka menirumu, karena kehidupan tidak pernah berjalan mundur, tidak pula terulang".

"Engkau adalah busur panah, yang darinya anak-anakmu akan meluncur ke depan".

"Sang Pemanah menarikmu dengan keagungan-Nya agar anak panah bisa melesat jauh menuju keabadian."

Sahabat para pecinta keluarga, dunia "parenting" menuntut kita untuk belajar dan terus belajar. Anak-anak, dengan segala perkembangannya, memaksa kita untuk menyesuaikan pola pendidikan terbaik bagi mereka. Mudah-mudahan puisi di atas menjadi oase bagi paradigma kita dalam mendidik anak.

Wallohu a'lam.
Termasuk Kategori : Dunia Akhwat, Resensi
0 Komentar untuk "Tentang Anak, Puisi Kahlil Gibran dalam Buku Sang Nabi"

Back To Top