Beberapa Catatan Mengenai Pemberitaan ISIS

BACA JUGA :

Kepada ikhwan akhwat yang senantiasa berkeinginan untuk belajar,
belajar memperbaiki dan meningkatkan kualitas diri.

Kepada ikhwan akhwat yang berusaha memaksimalkan potensi diri untuk
bisa berbagi, dalam bentuk apapun, untuk kemanfaatan bersama.

Pada kesempatan ini saya haturkan salam hormat dan salam ukhuwwah.
Semoga apapun yang kita lakukan senantiasa berorientasi kepada
kemaslahatan, bukan kesia-siaan.

Pada akhir-akhir ini saya merasa gerah dengan maraknya pemberitaan
mengenai ISIS. Saya tidak tahu banyak apa itu ISIS, bagaimana sepak
terjang ISIS. Dan sangat "blank" mengenai gerak perjuangan mereka.
Namun, kiranya saya perlu menyampaikan fikiran saya menyikapi
pemberitaan tentang mereka. Bukan membela, bukan pula berusaha
mencaci. Hanya sedikit berbagi kepada saudara-saudara saya yang
Muslim, bagaimana seharusnya bersikap atas mereka.

Catatan saya ini (belum tentu benar) tentang pemberitaan ISIS, adalah
sebagai berikut :

1. Kita baca QS Al Hujurat ayat 6, yang memberikan arahan, bahwa
ketika datang sebuah berita dari orang fasik, maka "tabayyun", cek
ricek, jangan langsung percaya. Kita tahu, media hampir semuanya
dikuasai oleh non muslim, atau yang benci kepada umat Islam. Jadi
dalam pemberitaan, terutama yang menyangkut Islam, akan bias dan
cenderung memojokkan. Sikap kita adalah, HATI-HATI dan selalu
kedepankan TABAYYUN.

2. Media apapun yang kita punya, mari kita manfaatkan untuk membela
Dinul Haq, al-Islam. Sekecil apapun peran kita, insya Allah bernilai
di sisi Allah.

3. Beristigfarlah, jika ternyata mereka (ISIS) benar dan
memperjuangkan tegaknya Islam, sementara kita diam berpangku tangan.

4. Mohonkan ampunan jika mereka (ISIS) salah langkah dalam upaya
penegakan Islam dengan cara yang tidak ma'ruf. Kewajiban kita adalah
meniti jalan yang benar dalam upaya penegakkan agama yang diridhoi
Allah ini.

5. Dalam sebuah pemberitaan web ATJEH CYBER WARIOR, katanya ISIS
berjanji untuk segera mengirimkan pasukan untuk membantu Palestina
melawan kaum penjajah Israel. Pertanyaan saya yang awam, negara formal
mana yang berani menyatakan hal demikian ?

6. Pemahaman saya masih lemah, maka sikap saya adalah seperti saya
menonton piala dunia kemarin. Saya dukung Jerman di final, tanpa saya
harus menjadi warga negara Jerman. Dan saya pun tidak mesti ikut
budaya mereka.

Terakhir, sikap kita yang paling dominan di kedepankan adalah
hati-hati dalam menerima informasi apapun yang menyangkut eksistensi
perjuangan Islam. Kita tak tahu maksud di balik sebuah berita.

Semoga bermanfaat !


Sumber gambar : telegraph.co.uk
Termasuk Kategori : agenda muslim
0 Komentar untuk "Beberapa Catatan Mengenai Pemberitaan ISIS"

Back To Top