Kreativitas Yang Bikin Puas, Tapi di Tempat Yang Tak Pas

BACA JUGA :

Pernahkah anda melihat coretan-coretan cat baik cat oles maupun
semprot di dinding? Coretannya bisa berupa kata-kata, simbol grup,
simbol sekolah, ataupun simbol-simbol lain yang bertema identitas
sebuah komunitas. Jawabannya saya yakin, pasti IYA.

Coretan-coretan di dinding ataupun di tempat-tempat umum, biasanya
dilakukan anak-anak muda sekolahan. Sebagai bentuk ekspresi dan
"eksistensi" kelompoknya. Tak jarang bernada provokasi kepada kelompok
lainnya. Anehnya, mereka sangat kreatif. Gambar, tulisan, perpaduan
warna, dan ornamen lainnya, saya pikir bagus-bagus. "Hasil karya"
mereka menghiasi diniding rumah, rolling door toko,tanggul, WC, yang
terkadang tidak disukai sang empunya tempat.

Bahkan jangkauan perjalanan "seni" anak-anak muda ini relatif jauh
juga. Ketika saya berwisata ke suatu daerah di Ciamis, di beberapa
lokasi terpampang tulisan simbol sebuah sekolah kejuruan ternama di
Cianjur. Tentu pakai cat semprot. Yang tak habis fikir, apa orang
Ciamis akan tahu bahwa sekolah tersebut eksis? Jadi, percuma saja tak
memberikan dampak apapun.

Pertanyaannya, apa ada keuntungan dan kerugian dari "kreativitas
corat-coret" ala anak muda ini ?

"Keuntungannya", bagi mereka, bisa menyalurkan kreativitas mereka
sendiri, bisa eksis, menambah pamor kelompok, dan ajang pamer
kekuatan.

Kerugiannya, jelas, keadaan suatu tempat yang penuh coretan akan tidak
elok dan terkesan semrawut, merusak keindahan.

Sebagai pendidik, tentunya tidak semestinya tinggal diam melihat
keadaan seperti ini. Anak muda dengan segala gejolak jiwanya,
memerlukan wadah atau tempat untuk berkreasi dan menuangkan daya
imajinya. Wadah yang bisa mengakomodir hasrat eksistensi diri mereka.
Sungguh bagus apa yang dilakukan "Saskitan" Sanggar Seni Kaligrafi
Tanwiriyyah, misalnya. Sebuah wadah penyaluran kreasi seni
"corat-coret" kaligrafi bagi murid MTs dan MA. Atau Sanggar "3 S",
wadah seni tarik suara di SMPN 1 Mande. Dan banyak lagi upaya
sekolah-sekolah untuk menyalurkan bakat dan minat anak didiknya.

Ketika hasrat seni anak muda ini tersalurkan, tak akan ada lagi aksi
corat-coret dinding yang saya sebut kreativitas yang bikin puas jiwa
mereka, namun di tempat yang tidak pantas. Seni, harus dituangkan di
tempat yang pas agar menimbulkan keindahan.

Jadi, pesan kepada anak muda. Berkreasilah, ukirlah prestasi, dengan
cara pasti dan teruji. :):):)
Semoga menginspirasi !
Termasuk Kategori : dunia remaja
0 Komentar untuk "Kreativitas Yang Bikin Puas, Tapi di Tempat Yang Tak Pas"

Back To Top