Pohon Saparantu, Tonggak Sejarah Cianjur yang Terabaikan

BACA JUGA :

Banyak sudah para ahli yang meneliti sejarah berdirinya Cianjur. Tahun
1974, dengan penerbitan sederhana, Nyimas Sarifah Didoh sudah mampu
menuliskan sejarah Cianjur, yang dewasa ini merupakan salah satu
rujukan penulisan sejarah secara modern. DKC     ( Dewan Kesenian Cianjur) dengan spartan terus menerus menggali otentisitas sejarah kabupaten
Cianjur. Hal ini tentu membahagiakan.

Saya amat tertarik dengan sejarah Cianjur ini. Tahun 2005 kalau tidak
salah, Radio Kayumanis Jakarta, secara khusus membuat sebuah program
yang mengupas sejarah Cianjur. Saya termasuk salah seorang penikmat
acara tersebut.

Mengetahui dan memahami sejarah daerah yang ditinggali, sangat
bermanfaat untuk kita mafhum akan budaya, sosiologis, dan visi ke
depannya. Tingkatan berikutnya adalah memelihara dan menjaga
peninggalan sejarahnya.

Termasuk Cianjur. Salah satu tonggak berdirinya Cianjur, adalah
tertanamnya sebuah pohon yang hingga kini masih berdiri tegak, walau
sudah termakan usia. Pohon ini namanya Saparantu. Pohon yang hanya ada
2 di wilayah Jawa Barat, di Cianjur dan di Cirebon. Di Cianjur,
letaknya di Kampung Saparantu Desa Kademangan Kecamatan Mande Cianjur.
Menurut sejarah, pohon ini pemberian Sultan Mataram, selain sebuah
gong dan lonceng, sebagai tanda otonominya (merdeka) wilayah Cianjur
dari kekuasaan Mataram. Gongnya ada di wilayah Cibalagung dan
loncengnya disimpan di pendopo Pemda Cianjur.

Benda-benda peninggalan sejarah tersebut, walau tampak kecil, namun
tetaplah amat berharga. Ia menjadi saksi bisu perjalanan sejarah
manusia dan peradabannya. Tugas kita adalah menjaganya.

Namun sangat disayangkan, pohon Saparantu dimaksud, sedikitpun tidak
terawat, bahkan diabaikan oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur. Padahal
menurut pemahaman saya, pilosofi manusia terhadap sejarah itu salah
satunya terkandung dalam babasan, " ulah lali ka purwadaksi, purwa teh
wiwitan, daksi teh lekasan". Kita jangan lupa asal kita, sejarah kita,
untuk menyongsong masa depan kita. Mudah-mudahan tulisan ini menjadi
bahan renungan, mendapat perhatian pihak-pihak yang memiliki wewenang,
agar salah satu tonggak sejarah Cianjur ini tetap terpelihara dan
benar-benar menjadi peninggalan yang amat berharga.

Semoga !
Termasuk Kategori : Sejarah
0 Komentar untuk "Pohon Saparantu, Tonggak Sejarah Cianjur yang Terabaikan"

Back To Top