Catatan Kecil dari Shalat Istisqo di Alun-alun Cibalagung

BACA JUGA :

Shalat Istisqo, menurut wikipedia adalah   (bahasa Arab: صلاة الاستسقاء)   salat Sunah yang dilakukan untuk meminta diturunkannya hujan. Salat ini dilakukan bila terjadi kemarau yang panjang atau karena dibutuhkannya hujan untuk keperluan/hajat tertentu. Salat istisqa dilakukan secara berjamaah dipimpin oleh seorang imam.

Untuk memohon diturunkannya hujan, ada 3 tahap upaya yang bisa dilakukan. Pertama, dengan seringnya berdoa, kapan pun. Yang kedua, berdoa pada hari Jumat ( sayyidul ayyam). Dan yang ketiga adalah dengan melaksanakan sholat istisqa secara berjamaah.

Saya pribadi memberikan penghargaan yang besar kepada Bapak H. Ute Misbahudin, Kepala Desa Kademangan Kecamatan Mande, Ketua MUI Kec. Mande, dan Pengurus Mesjid Besar Assu'ada, yang dengan inisiatifnya mengajak masyarakat untuk melaksanakan shalat istisqa di Lapangan Alun-alun Cibalagung. Jumat kemarin, terlaksanalah shalat istisqa, yang subhanallah  dihadiri para alim ulama, tokoh, dan masyarakat Kecamatan Mande.

Sebuah langkah baik tentunya. Di tengah keterbatasan manusia, ada upaya untuk memohon sesuatu kepada yang serba Maha. Kekeringan, membuat manusia kesulitan. Namun bila ditempuh dengan kesabaran dan upaya maksimal untuk mengatasinya, inilah yang insya Allah mendatangkan keridhoan Allah SWT.

Namun, di balik kegembiraan di atas, saya pun memiliki kemirisan dan kekecewaan. Bukan masalah individual, namun insya Allah opini ini adalah opini sebagian besar pribadi Muslim yang masih memiliki kecintaan kepada syiar agamanya. Kemirisan dan kekecewaan tersebut, setidaknya tercermin dari beberapa catatan berikut :

1. Shalat istisqo merupakan ibadah sunnah musiman yang jarang dilakukan. ia dilakukan hanya ketika musim kemarau. Menurut saya, inilah momen untuk beribadah sunnah tersebut secara maksimal. Namun ternyata animo masyarakat kurang.

2. Shalat istisqo, dilakukan secara berjamaah dan di tempat terbuka. Tentu ini menjadi syiar agama yang urgen untuk memperlihatkan keutuhan dan kebesaran Islam. Namun, seperti yang dilihat digambar, jamaah yang hadir tak sesuai dengan harapan.

3. Manusia adalah makhluk lemah. Dengan kelemahan tersebutlah manusia memiliki otoritas dan hak untuk meminta sesuatu kepada Sang Kholik. Shalat istisqo adalah upaya untuk memohon kepada-Nya, salah satunya memohon diturunkannya hujan.

Namun bagaimanapun, inilah upaya dari hamba-hamba yang lemah untuk mendapat keridhoan dari Allah SWT.

Semoga bermanfaat !
Salam, Guru Blogger Cianjur

 
Termasuk Kategori : agenda muslim
0 Komentar untuk "Catatan Kecil dari Shalat Istisqo di Alun-alun Cibalagung"

Back To Top