Matematika Kata, 3 Filosofi Bagi Kehidupan

BACA JUGA :

Matematika identik dengan hitung-hitungan. Salah satu disiplin ilmu
eksakta ini, dalam kehidupan sehari-hari sangat sering digunakan.
Namun, di dunia sekolah, terkadang banyak siswa yang enggan dan kurang
suka dengan pelajaran matematika. Alasannya, rumit, susah, njelimet.

Selain berguna untuk penghitungan, pengukuran, atau penilaian, dari
segi filosofi, matematika juga bisa menjadi sumber penggalian hikmah
dan kebijaksanaan hidup. Saya tertarik untuk menulis artikel ringan
ini yang berhubungan dengan matematika, sebuah intisari bagian ceramah
Dalang terkenal, Pak Asep Sunandar Sunarya di Purwakarta, ketika
beliau masih ada.

Berikut selengkapnya :

1. (+) x (+) = (+)
Positif kali positif sama dengan positif

Contoh : ustad mengajak solat kepada santrinya, adalah BENAR. Yang
mengajaknya, ajakannya, dan yang diajaknya adalah BENAR atau positif.

2. (+) x (-)=( - )
Positif kali negatif sama dengan negatif.

Contoh : Ustad mengajak mencuri kepada santrinya, adalah SALAH.
Ustadnya positif, tapi ajakannya kepada santri adalah negatif, jadi
SALAH atau NEGATIF apa yang dilakukan ustad tersebut.

3. (-) x ( - )=(+)
Negatif kali negatif sama dengan positif.

Contoh : maling mengajak mencuri kepada teman malingnya, adalah BENAR.
Maksudnya, apa yang dilakukan maling dengan mengajak mencuri kepada
temannya, adalah BENAR bobroknya.

Apapun fenomena, kejadian, keadaan, dan lain sebagainya yang terjadi
dalam kehidupan, bila kita secara jernih memandang dan menyikapinya,
insya Allah akan mendatangkan pelajaran atau ibrah. Semua fenomena
akan mematangkan kehidupan yang kita jalani. Termasuk dari pelajaran
Matematika di atas, hal sederhana, namun menurut saya menjadi sesuatu
yang berharga.

Semoga bermanfaat.
Termasuk Kategori : Tassawuf
0 Komentar untuk "Matematika Kata, 3 Filosofi Bagi Kehidupan"

Back To Top