Wisata Bahasa, Puisi Tentang Tahajud

BACA JUGA :


Tahajud

Bibirku pelan-pelan mengayunkan dzikir di tengah malam
diiringi tarian penuh kehampaan
menghadap kiblat
mengiat catatan

tahajudku
sudah datang
malam ini, tangisan panjang.

Permainan hidupku lelah
tentang sebuah perjalanan waktu
yang ada di ranting-ranting mataku

sungguh,
aku tak sanggup bercerita sebuah kenangan masa lalu
karena kelam di hatiku berlarut-larut dikenang
saat tahajudku,
hanya aku menitip pesan
bahwa aku sadar dan berdosa.

Sepertinya tak ada lagi,
kata-kata dalam diriku
bahasaku kaku
mengingat dan merampas kehendak Tuhan
hingga aku tak kuat
hanya aku berayun melintasi malam
di antar kesunyian yang menenangkan
dengan sujud, dan tarian bersamamu

( Puisi karya Juftazani, dimuat di harian PR )
Termasuk Kategori : Motivasi
0 Komentar untuk "Wisata Bahasa, Puisi Tentang Tahajud"

Back To Top