Kenangan Taufiq Ismail terhadap Chrisye

BACA JUGA :


Pelataran indah Mesjid Agung Cianjur
Sebuah tulisan di Whatsapp, dari sahabat Ali Mufrod, membuat saya menangis. Alhamdulillah, bisa juga menangis. Sebuah status yang begitu menggugah, cerita mengenai kenangan Taufiq Ismail terhadap almarhum Chrisye. Begini ceritanya.....


Suatu saat Chrisye minta Taufiq Ismail untuk menuliskan syair religi untuk satu lagunya.Dan disanggupi sebulan.

Ternyata minggu pertama macet, tidak ada ide. Minggu kedua macet, ketiga macet, hingga menjelang hari terakhir masih juga tidak ada ide. Taufik gelisah dan berniat menelepon Chrisye dan mengatakan : “ Chris maaf, macet.”, ujar Taufiq.

Malam harinya, Taufiq mengaji. Ketika sampai ayat 65 Surah Yaasin, dia berhenti. Makna ayat ini tentang hari Pengadilan Akhir. Ini luar biasa, kata Taufiq. Dan segera dia pindahkan pesan ayat tersebut ke dalam lirik-lirik lagu.

Ketika pita rekaman itu sudah di tangan Chrisye, terjadi hal yang tidak biasa. Ketika berlatih di kamar, baru dua baris, Chrisye menangis, mencoba lagi, menangis lagi. Dan begitu berkali-kali.

Menurut Chrisye, lirik yang dibuat Taufiq adalah satu-satunya lirik paling dahsyat sepanjang karirnya. Ada kekuatan misterius yang mencekamdan menggetarkan. Setiap menyanyi dua baris, air mata sudah membanjiri.Yanti, istri Chrisye sampai syok melihat hal tidak biasa tersebut.

Lirik lagu tersebut begitu merasuk kalbu dan menghdapkan kenyataan betapa manusia tidak berdaya ketika hari akhir tiba. Sepanjang malam dia gelisah lalu ditelponlah Taufiq dan diceritakan kegelisahannya. Taufik mengatakan bahwa lirik tersebut diilhami Surah Yaasin ayat 65. Disarankan kepada Chrisye agar tenang.

Di studio rekaman hal itu terjadi lagi. Chrisye mencoba, tetapi baru dua baris sudah menangis. Dan berulang kali hasilnya sama. Erwin Gutawa yang menunggu sampai “ senewen”. Yanti lalu sholat, khusus untuk mendoakannya.Akhirnya dengan susah payah Chrisye berhasil menyanyikannya hingga selesai. Rekaman itu sekali jadi, tidak diulang karena Chrisye tak sanggup menyanyikannya lagi.

Hikmah, Al Qur’an adalah sastra yang agung yang sanggup menggetarkan hati yang bening. Umar bin Khaththab yang garang dan menghunus pedang untuk membunuh Rasulullah SAW berubah lunglai dan bercucuran air mata ketika mendengar ayat-ayat Surah Thaaha.

Rasulullah pun menangis tersedu-sedu hingga Shubuh ketika membaca Surah Ali-Imran ayat 190-191. Bagaimana dengan kita? Mengapa hati ini tidak bergetar ? Mungkin tidak faham Bahasa Arab, mungkin tidak punya rasa seni sehingga jiwa ini susah tersentuh karya indah. Mungkin hati ini kotor sehingga gelombang hati kita tidak nyambung dengan gelombang Allah yang Maha Suci, atau bahkan kita memiliki ketiga-tiganya.....

KETIKA TANGAN DAN KAKI BERKATA
Lirik    Taufiq Ismail
Lagu    Chrisye

Akan datang hari mulut dikunci
Kata tak ada lagi
Akan tiba masa tak ada suara
Dari mulut kita

Berkata tangan kita
Tentang apa yang dilakukannya
Berkata kaki kita
Kemana saja dia melangkahnya

Tidak tahu kita bila harinya
Tanggung jawab tiba

Robbana...
Tangan kami
Kaki kami
Mulut kami
Mata hati kami

Luruskanlah
Kukuhkanlah
Di jalan cahaya sempurna

Mohon karunia
Kepada kami
Hamba-Mu...yang hina
Termasuk Kategori : Menata Hati
0 Komentar untuk "Kenangan Taufiq Ismail terhadap Chrisye"

Back To Top