Media Islam dibungkam, Sakitnya Tuh Di Sini !

BACA JUGA :

Kabar kelam di era pemerintahan Jokowi terus berlanjut. Kabar terbaru, 22 media online Islam diblokir oleh Kementerian Kominfo atas usulan dan permintaan BNPT. Alasannya, menyebarkan faham radikal, menghina pemerintah, dan mendukung ISIS.

Memang ada beberapa media yang benar-benar radikal, tapi lebih banyak yang biasa-biasa saja. Kalau melihat blog Ghur4ba.blogspot. com, memang saya juga setuju "pembreidelan" ini, melihat isinya yang provokatif. Tapi kalau dakwatuna.com dan hidayatullah.com sampai diblokir, rasanya saya tak rela. Media-media ini sering saya baca, dan sangat memberikan referensi pengembangan ke-Islaman saya.

Saya awwam dalam politik, namun pemblokiran media Islam ini menurut yang saya fahami didorong oleh alasan :

1. Ketakutan rezim dan antek kolonial kapitalis menghadapi geliat kerinduan Muslim terhadap tegaknya khilafah.

2. Persaingan ekonomi dan gengsi. Dari ke-22 media Islam ini, banyak yang terkenal, dengan jumlah pembaca luar biasa. Tentu ini, bagi media lain yang Islamphopia, menjadi yang menggerahkan, sehingga dipakailah segala cara untuk membungkam mereka.

3. Menyerang Islam atas nama teroris, radikalisme, dan faham ISIS. Menjauhkan umat Islam dari media yang mencerahkan, adalah langkah awal pembodohan umat.
4. Menjaga stabilitas. Stabilitas yang mana? Stabilitas ide kapitalisme dan sekulerisme yang mereka usung. Bila Islam maju, apa nasib mereka, kata mereka.

Bila pemasungan media Islam masih dilakukan dengan segala kecurigaan dan tendensius, sakitnya tuh di sini. Siapa yang sakit? Merekalah yang akan sakit, mereka yang memusuhi Islam.
Termasuk Kategori : internet
0 Komentar untuk "Media Islam dibungkam, Sakitnya Tuh Di Sini !"

Back To Top