Memanfaatkan Waktu Istirahat dengan Duha dan Tadarus

BACA JUGA :

Siswi SMPN 1 Mande sedang tadarus ( Diaf)
Gambar di atas adalah 'pemandangan' di waktu istirahat, di Mesjid At-Tarbiyah SMPN 1 Mande Cianjur. Tampak sebagian akhwat, para siswi yang berusaha memaksakan diri untuk mengisi waktu istirahat dengan melaksanakan sholat Duha dan tadarus bersama, sebelum mereka jajan atau ngobrol-ngobrol.
Yup, memang hal yang kecil. Namun, bukankah kunci perubahan diri itu mulai dari yang terkecil, mulai saat ini, dan mulai dari diri sendiri, sebagaimana konsep terkenal Aa Gym.
Pembiasaan-pembiasaan kecil ini insya Allah akan membentuk karakter siapapun. Bila di sekolah yang notabene sebagai lembaga pembentukan karakter baik, faktor keteladanan guru dan staf, selain motivasi yang mereka berikan, akan menjadikan lembaga sekolah ini selaras dengan fungsi utamanya.
Ketika guru berupaya memanfaatkan waktu istirahat ini dengan ibadah, semisal Duha dan tadarus, kemudian mengajak siswanya untuk melakukan yang sama, kemungkinan siswa dengan senang hati melakukannya, lebih besar ketimbang guru hanya menyuruh. Dengan kata lain, keteladanan dan contohlah yang dibutuhkan siswa.
Bagaimanapun mengenalkan Allah dalam setiap gerak dan helaan nafas kepada siswa, adalah hal yang wajib dilakukan oleh seluruh civitas akademika di sekolah. Mengenalkan hanya kepada Allah bergantung setiap makhluk, adalah fardu bagi setiap mukallaf.
Semoga langkah-langkah kecil yang dilakukan di SMPN 1 Mande ini mendapat ridho Allah SWT, berupaya membentuk karakter baik dan kuat. Amiin ya Robb!



Termasuk Kategori : dunia remaja
0 Komentar untuk "Memanfaatkan Waktu Istirahat dengan Duha dan Tadarus"

Back To Top