Antara Hardiknas, Guru, dan Batu Akik

BACA JUGA :

Hari ini, 2 Mei, sebuah momen penting bagi perjalanan insan pendidikan Indonesia. Hari Pendidikan Nasional, hardiknas, yang menjadi perayaan sekaligus introspeksi bagi dunia pendidikan.
Melihat judul di atas, mungkin tak berhubungan. " Antara Hardiknas, Guru, dan Batu Akik". Tapi dari sudut pandang saya, ada benang merahnya, setidaknya "dipaksakan" untuk nyambung:):). Memang bagaimana "benang merah"nya?

Begini. Hari pendidikan nasional, seyogyanya menjadi event yang sangat ditunggu setiap insan pendidik dan siapapun yang peduli pendidikan. Menjadi semacam takaran, sejauhmana kemajuan pendidikan minimal setahun ke belakang, sejauhmana pencapaian prestasi diri guru dan siswa dalam artian prestasi dan kemajuan akhlak. Hardiknas juga menjadi semacam tuntutan kepada setiap guru untuk senantiasa meng-update dirinya.

Dalam even hardiknas, seringkali diumumkan "prestasi" guru dan siswa dalam ajang perlombaan tertentu. Itu bagus sebagai motivasi, namun, bila tak sesuai dengan kenyataan, menjadi hal kosong. Misal, diumumkan siapa guru teladan atau guru berprestasi. Ternyata, yang terpilih, adalah guru yang dari segi akhlak, kurang terjaga. Ini sia-sia. Kemajuan prestasi seseorang bukan menjadi hal utama diukur dari segi akademisnya. Hal akhlak kepada sesama guru, kepada siswa, dan kepada Rabnya, itulah yang harus menjadi ukuran pokok.

Benang merah kedua, ketika even penting semacam hari pendidikan nasional, ternyata banyak hal yang diperbincangkan antar guru, yang notabene semuanya tak menyangkut hal ihwal pendidikan. Topik utama, salah satunya tentang batu akik, yang sedang booming.

Salahkah guru memperbincangkan batu akik? Tentu tidak. Guru juga manusia, punya hobi, punya kecenderungan. Yang salah adalah, porsinya lebih besar mana, antara tanggung jawabnya sebagai guru, dengan hobi sekundernya. Bila porsi hobinya lebih besar, dibanding tugasnya, ini harus diperbaiki. Guru tugasnya mendidik peserta didik, dengan segenap tenaga dan fikiran.

Yups, artikel sederhana ini sebagai pengantar ucapan " selamat Hari Pendidikan Nasional". Mudah-mudahan bermanfaat ! :):)



Termasuk Kategori : Dunia Mengajar
0 Komentar untuk "Antara Hardiknas, Guru, dan Batu Akik"

Back To Top