2 Syarat diterimanya Amal Ibadah

BACA JUGA :

DENIKURNIA.COM - Sudah kita fahami bahwa syarat diterimanya suatu amal ibadah adalah "imut", yaitu ikhlas dan mutaba'ah. Ikhlas adalah suatu kondisi qalbu yang dalam melaksanakan suatu amal baik, hanya karena semata-mata Allah Swt, tidak karena ingin pujian dan penghargaan makhluk. Juga tidak karena rasa malu bila tidak melaksanakannya.

Syarat yang kedua, adalah ittiba',atau mutaba'ah. Peribadahan yang dilakukan sesuai dengan perintah dari Allah Swt dan contoh dari Rasulullah Saw. Apa yang tercantum dalam al Quran yang diperjelas dengan hadits-hadits sahih dari Rasulullah Saw, cukuplah menjadi pegangan dan panduan dalam beramal.

Kondisi di masyarakat

Tak bisa kita pungkiri, di masyarakat masih berkembang praktek-praktek "ibadah" yang ternyata bila ditelusuri lebih jauh, tidak mempunyai dasar hukum dari al quran dan assunah. Namun hal ini sangat diyakini oleh sebagian kaum muslim sebagi ibadah yang ahsan.

Dalam QS Al Maidah ayat 3 akhir, yang merupakan ayat terakhir yang diturunkan kepada baginda Nabi Muhammad Saw, Allah Swt menegaskan Bahwa Islam sudah sempurna. Satu-satunya diin yang  diridhoi-Nya

Kesempurnaan ini tidak membutuhkan tambahan apapun dalam pelaksanaannya. Al Quran dan assunah, dua sumber hukum yang amat lengkap sebagai panduan hidup umat muslim, bahkan karena sifatnya yang "rahmatan lil 'alamin", Islam sangat sesuai dengan fitrah manusia secara umum. 

Jadi, tetaplah " imut ", ikhlas dan mutaba'ah dalam menjalani hidup ini yang pada hakikatnya adalah ibadah kepada Allah Swt. Insya Alloh semua pekerjaan kita bernilai ibadah.
Termasuk Kategori : Ibadah
0 Komentar untuk "2 Syarat diterimanya Amal Ibadah"

Back To Top