Muhasabah Usia 40 Tahun, 5 Februari 2016

BACA JUGA :


DENIKURNIA.COM - Hari ini, 5 Februari 2016, menurut tahun syamsiyah, alhamdulillah, saya memasuki umur 40 tahun.  Tentu itu bukan umur yang muda lagi.  40 tahun perjalanan hidup, tentu banyak rona dan dinamika. Sebuah usia yang ( mestinya ) penuh kedewasaan, kematangan, dan makin bijak dalam bersikap. Milad yang ke-40, tak ada "pesta", tak ada " ucapan selamat". Dan memang bukanlah hal demikian yang diperlukan. Muhasabah, ya muhasabah.

Muhasabah, introspeksi diri, menghisab diri, sejauh mana usia yang sudah dijalani ini, apakah dengan ketaatan, ataupun malah dengan kemaksiatan. Junjunan kita, Baginda Nabi Muhammad SAW menegaskan, bahwa keberuntungan dalam hidup ini jika hari ini lebih baik dari kemarin. Dan, di situlah muhasabah diperlukan.

Hingga usia yang ke-40 ini, Allah Subhanahu Wata’ala telah memberikan karunia dan amanah dua orang anak.  “Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka,” begitu perintah Allah Subhanahu Wata’ala sebagaimana tercantum dalam QS at-Tahrim ayat 6.  Itu amanah berat. Menjaga diri dan keluarga dari api neraka. Padahal, seperti disabdakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassallam, sorga itu diselimuti hal-hal yang tidak disukai manusia; sedangkan neraka diselimuti hal-hal yang disukai manusia (syahwat).

Seperti ditulis oleh Ibnu Katsir dalam Kitab Tafsirnya, bahwa Ali bin Abi Thalib r.a.  memberikan penjelasan, cara menjaga diri dan keluarga agar tidak terjatuh ke dalam neraka adalah dengan mendidik diri dan keluarga menjadi manusia-manusia beradab dan berilmu.  “Addibūhum wa-‘allimūhum,”  begitu kata Ali bin Abi Thalib r.a.
Akhirnya, selalu kupanjatkan doa dalam perjalanan hidup ini, dengan doa :
اَللَّهُمَّ طَوِّلْ عُمُورَنَا وَصَحِّحْ أَجْسَادَنَا وَنَوِّرْ قُلُوْبَنَا وَثَبِّتْ إِيْمَانَنَا وَأَحْسِنْ أَعْمَالَنَا وَوَسِّعْ أَرْزَقَنَا وَإِلَى الخَيْرِ قَرِّبْنَا وَعَنِ الشَّرِّ اَبْعِدْنَا وَاقْضِ حَوَائِجَنَا فِى الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَالۤاخِرَةِ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيْرٌ

ALLAHUMMA THOWWIL UMUURONA, WA SHOHHIH AJSAADANA, WA NAWWIR QULUUBANA, WA SABBIT IIMAANANAA WA AHSIN A'MAALANAA, WA WASSI' ARZAQONAA, WA ILAL KHOIRI QORRIBNAA WA 'ANISY-SYARRI AB'IDNAA, WAQDHI KHAWAA-IJANA FIDDIINI WADDUNYAA WAL AAKHIRATI INNAKA 'ALAA KULLI SYAI-IN QODIIRUN
 Artinya :
Ya Allah! Panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Narasi diadopsi dari hidayatullah. com, dan doa disadur dari blogkhususdoa. com
Termasuk Kategori : Cerita Hikmah
0 Komentar untuk "Muhasabah Usia 40 Tahun, 5 Februari 2016"

Back To Top