Membaca diri dengan membaca situasi

BACA JUGA :


Membaca diri dapat berarti mengevaluasi diri. Misalnya ketika ada sesuatu yang menurut kita tidak berjalan sesuai dengan semestinya atau membuat kita tidak nyaman dalam sebuah situasi. Ada baiknya yang kita lakukan adalah menelaah lebih jauh mengapa diri kita merasa demikian, bukan malah sibuk menyalahkan situasi dan lingkungan sekitar.

Ada baiknya kita membaca diri kita sendiri, mengapa kita masih sulit mengikhlaskan sesuatu hal terjadi, mengapa kita masih terlalu mudah meluapkan amarah, mengapa kita masih belum bisa lebih bersabar menghadapi hal-hal yang tidak kita inginkan.

Membaca diri juga senantiasa akan meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Karna dengan membaca diri, kita dapat menjadi pribadi yang lebih bersyukur dan bersabar terhadap segala nikmat dan ujian yang Allah berikan.

Sering membaca diri dapat membuat manusia menyadari bahwa kehidupan di dunia ini hanya sementara, tidak selamanya. Sehingga kita dapat lebih berhati-hati dalam melakukan berbagai macam hal.

Seperti yang Allah firmankan dalam QS. Al-Hasyr : 18, “Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memerhatikan apa yang telah diperbuatnya, untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.”

Yuk mari sama-sama lebih sering membaca diri, dengan harapan masing-masing pribadi bisa terus menjadi pribadi yang lebih baik dari waktu ke waktu.

Sahabat #MentariHati372

posted from Bloggeroid

Termasuk Kategori : Motivasi
0 Komentar untuk "Membaca diri dengan membaca situasi"

Back To Top