Komponen RPP dan prinsip penyusunannya Menurut Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016

BACA JUGA :

Sahabat PAI, alhamdulillah tahun pelajaran baru sudah kita mulai. Tentu dengan semangat baru dan kemampuan baru. Kurikulum 2013 yang sudah berlaku beberapa tahun ini, tentu masih belum final. Ini terbukti dengan diterbitkannya rangkaian Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di tahun ini, yaitu Permendikbud Nomor 20 sampai nomor 24 untuk menyempurnakan Kurikulum 2013. Termasuk di dalamnya, rencana pelaksanaan pembelajaran atau RPP.

Menurut Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016  TENTANG STANDAR PROSES PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH, yang merupakan pengganti Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 65 Tahun 2013, komponen RPP adalah sebagai berikut ;

a. identitas sekolah yaitu nama satuan pendidikan;
b. identitas mata pelajaran atau tema/subtema;
c. kelas/semester;
d. materi pokok;
e. alokasi waktu ditentukan sesuai dengan keperluan untuk pencapaian KD dan beban belajar dengan mempertimbangkan jumlah jam pelajaran yang tersedia dalam silabus dan KD yang harus dicapai;
f. tujuan pembelajaran yang dirumuskan berdasarkan KD, dengan menggunakan kata kerja operasional yang dapat diamati dan diukur, yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan;
g. kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi;
h. materi pembelajaran, memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator ketercapaian kompetensi;

i. metode pembelajaran, digunakan oleh pendidik untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik mencapai KD yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan KD yang akan dicapai;
j. media pembelajaran, berupa alat bantu proses pembelajaran untuk menyampaikan materi pelajaran;
k. sumber belajar, dapat berupa buku, media cetak dan elektronik, alam sekitar, atau sumber belajar lain yang relevan;
l. langkah-langkah pembelajaran dilakukan melalui tahapan pendahuluan, inti, dan penutup; dan
m. penilaian hasil pembelajaran.


Prinsip Penyusunan RPP

Dalam menyusun RPP hendaknya memperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut:
a. Perbedaan individual peserta didik antara lain kemampuan awal, tingkat intelektual, bakat, potensi, minat, motivasi belajar, kemampuan sosial, emosi, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai, dan/atau lingkungan peserta didik.
b. Partisipasi aktif peserta didik.
c. Berpusat pada peserta didik untuk mendorong semangat belajar, motivasi, minat, kreativitas, inisiatif, inspirasi, inovasi dan kemandirian.
d. Pengembangan budaya membaca dan menulis yang dirancang untuk mengembangkan kegemaran membaca, pemahaman beragam bacaan, dan berekspresi dalam berbagai bentuk tulisan.
e. Pemberian umpan balik dan tindak lanjut RPP memuat rancangan program pemberian umpan balik positif, penguatan, pengayaan, dan remedi.
f. Penekanan pada keterkaitan dan keterpaduan antara KD, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indicator pencapaian kompetensi, penilaian, dan sumber belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar.
g. Mengakomodasi pembelajaran tematik-terpadu, keterpaduan lintas mata pelajaran, lintas aspek belajar, dan keragaman budaya.

h. Penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegrasi, sistematis, dan efektif sesuai dengan situasi dan kondisi.


Demikian komponen RPP dan prinsip penyusunannya, yang diadopsi dari Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, nomor 22 tahun 2016.  Semoga menjadi panduan sahabat-sahabat guru untuk menyusun RPP dan tentunya untuk mempersembahkan pendidikan yang terbaik bagi anak-anak bangsa.
Termasuk Kategori : Dunia Mengajar, Dunia Sekolah
0 Komentar untuk "Komponen RPP dan prinsip penyusunannya Menurut Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016 "

Back To Top