Siapakah Yang Ingin Meminangku Wahai Ayah?

BACA JUGA :


Terdengar suara seorang wanita dari dalam kamar, "Siapakah yang ingin meminangku wahai ayah??"

Laki-laki itu berperawakan buruk, miskin, tidak memiliki harta dan tidak terpandang dikalangan manusia.

Ayahnya ragu, bimbang, sementara wanita itu telah mendengar musyawarah antara ibu dan ayahnya.

Ibunya telah berkata, "Tidak, jangan nikahkan putri kita dengannya."

Tapi putri mereka berkata, "Apakah kalian hendak menolak perintah Rasulullah." katanya tegas. Keimanan yang sungguh luar biasa.

Ternyata yang datang melamar adalah Rasulullah untuk Julaibib. Julaibib, ya Julaibib. Laki-laki miskin dari kalangan Anshar, tidak terpandang dan tidak memiliki kedudukan di mata mereka. Tapi dia adalah seorang yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya.

Lamaran akhirnya diterima, kehidupan Julaibib sudah amat bahagia, ia akan segera menikah dengan seorang wanita shalihah. Hidupnya berbunga-bunga, begitulah perasaan jatuh cinta.

Belum sempat menikahinya, seruan jihad dikumandangkan. Ia memilih jihad daripada menikah. Disana ia terbunuh, syahid setelah membunuh 7 orang kafir.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Aku kehilangan seseorang, carikanlah ia." ketika ditemukan, ia sudah tidak memiliki nyawa. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Dia bagian dari diriku dan aku bagian darinya."

Sahabat
Nikah itu bagian dari syariat ini. Menikahlah untuk menjaga kesucian dirimu. Jangan pernah khwatir karena kau laki-laki miskin atau wajahmu tidak tampan. Allah menciptakanmu juga dengan jodohmu, pasti ada yang menerimamu. Jangan putus asa.

Wahai ayah ibu.
Nikahkanlah anakmu dengan seorang yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya, yang menjaga sunnah, yang memperjuangkan agama Allah. Tidak mengapa ia miskin, jelek. Itu bukanlah aib. Contohlah seorang Rasul pemimpin seluruh manusia mau meminangkan seorang wanita untuk Julaibib.

Apkah kau lebih ingin keridhaan manusia atau keridhaan Tuhanmu?

Wahai kau yang sedang menunggu, jadilah seperti wanita dalam kisah ini. Mampukanlah dirimu untuk meyakinkan orang tuamu bahwa apa yang sesuai dengan sunnah Rasul itulah yang terbaik.

Semoga Allah memperbaiki keadaan kita semua. Ya Allah nikahkanlah yang belum menikah diantara kami. Bagi yang sudah menikah, tambahkanlah rezki bagi mereka dan karunikan anak yang shalih dan shalihah. Aamiin.

__✒ _Ustadz Abu Ukasyah Wahyu al-Munawy

Sumber :
Grup WA 556 29__

posted from Bloggeroid

Termasuk Kategori : Dunia Akhwat
0 Komentar untuk "Siapakah Yang Ingin Meminangku Wahai Ayah?"

Back To Top