Tidak ada hal yang lebih sakit daripada menahan rindu

BACA JUGA :


Sebuah cerpen dari akhwat Khansa S@F.

"Tidak ada hal yang lebih sakit daripada menahan rindu"

Itu perkataan ibuku, ibuku sangat suka berpuisi, dan setiap kata yang di ucap oleh beliau terkandung makna yang mendalam, namunu sayangnya aku bukan type orang yang puitis seperti ibu, kata ibu, aku memiliki watak seperti abah yang selalu menghadapi masalah dengan santai dan kadang karena terlalu santai sehingga tidak "peka" terhadap lingkungan sekitar. Dulu manakala ibu dan abah baru menikah, ibu pernah menangis hanya karena sikap abah yang biasa-biasa saja menyaksikan puisi ibu.

"Ibu rindu abah yah?" tanyaku dengan penuh selidik.

Sudah tiga tahun Allah mengambil abah dari kami, hati sangat terpukul terlebih ibuku. Walaupun sikap ayah yang dingin, namun kasih sayangnya mengalahkan segalanya. Makannya tatkala abah meninggal, keluargaku merasa kehilangan yang amat sangat.


"Bilamana rindu menyapa, apa yang harus di lakukan Fa?, wajah abah selalu di pikiran ibu..."suara ibu lirih.

Apa yang harus aku jawab, berat nian aku menjawab pertanyaan ibu.

Bagiku, Kisah cinta abah jam ibu  melebihi kisah cinta romeo dan juliet, entahlah, aku sendiri sebagai anak dari abah sebenarnya belum siap untuk melepas abah apalagi ibu?

"Berdoalah Bu... Alfa juga rindu abah..." kataku sambil mendekati ibu dan langsung memeluknya.

Malam itu sepertinya malam menampakkan keriduan, malam itu sepertinya rindu ibu kepada abah sedang ada di puncaknya. Pada saat kondisi seperti itu,  aku sebagai anak sudah selayaknya harus siap siaga menjaga ibu.

Akhirnya akupun tersadar,  kisah abah dan ibu membuatku yakin, bahwasanya jika dua orang saling mencinta karena Allah, pun salahsatunya sudah tiada, tapi akan tetap ada. Iya tetap ada di hati, pikiran, ingatan dan... Segalanya.

"Bangun Bu, ada Alfa di sini..."batinku berbisik.

Termasuk Kategori : cerpen
0 Komentar untuk "Tidak ada hal yang lebih sakit daripada menahan rindu"

Back To Top