Puisi : Duka Aleppo

BACA JUGA :


Air mata darah
Luka-luka parah
Runtuhnya rumah demi rumah
Rontoknya gedung2 sekolah
Luluh-lantaknya ratusan madrasah
Ratusan kepala terbelah
Ribuan jenazah bergelimang darah
Sungguh teramat lumrah
Bukan di negeri antah-berantah
Tapi di Suriah nan berkah

Para Muslimah shalihah
Bunuh diri dgn gagah
Tak rela diperkosa para bedebah
Itulah aksi berani mati
Melawan para anjing tak bernyali
Demi harga diri & melindungi lambang suci

O, Aleppo
Anak-anak bermain-main dg mesiu
Tak ada lagi tawa lucu
Tak ada lagi aksi melemparkan dadu
Semua direbut serdadu bergincu
Yang tak tahu masa lalu & tak kenal rasa malu

O, Aleppo
Tak ada boneka atau tamiya
Yang ada adalah luka di dada
Tak ada game atau main bola
Yang ada adalah moncong senjata yg siap ledakkan isi kepala
Anak2 tak berdosa

O,  Aleppo
Kaupasti tak mau kepo
Kenapa para penguasa petro
Hanya asyik berfoto-foto
Berselfie disamping volvo
& singgah dari resto ke resto
Menikmati aneka presto
Saat kau sekarat disembelih para algojo

O,  Aleppo
Dukamu di dada
Lukamu di kepala
hanya jadi bahan berita nista
Tangis bayimu yg tak berdosa
hanya jadi tontonan hampa
Para wanitamu yang diperkosa hanya jadi akhir cerita biasa
Ribuan nyawa direnggut paksa
hanya jadi wacana demi wacana

O, Aleppo
Tak ada sedikitpun simpati
kecuali dari para penguasa banci
Tak ada secuil pun empati
kecuali dari PBB yg sangat ahli bersandiwara & berbasa-basi
Tak ada fatwa dari para ulama
kecuali agar melafalkan doa2
Bukan fatwa yg menghujat  para  penguasa
yg hanya membariskan para tentara
di barak2 mereka
Sambil terus mengoleksi basoka
di gudang2 senjata

O, Aleppo
Tuhan mungkin takkan pernah sudi maafkan kami
yg hanya pintar & sangat ahli
merafalkan doa dan jampi-jampi
Sambil menabur bubuk roti
atau menebar sekardus indomi
Sekadar agar kau tak mati berdiri

O, Aleppo
Tuhan mungkin tlah lama murka
Sebab tak ada pasukan bertopi baja
yg cinta mati & benci dunia
Berani maju ke Medan laga
Demi menyelamatkanmu dari marabahaya
Dari kekejian para kafir durjana


Termasuk Kategori : Puisi Hidup
0 Komentar untuk "Puisi : Duka Aleppo"

Back To Top