Mengenal Julaibib RA

BACA JUGA :

Ia bukan orang terpandang. Ia miskin. Perawakannya kurang bagus. Meski demikian Rasulullah SAW sangat mencintai Julaibib karena ketakwaannya.

Alkisah Rasulullah SAW ingin menikahkan Julaibib dengan seorang putri sahabat Anshar. Awalnya orangtua si putri keberatan. “Tidak! Aku tidak setuju. Jangan engkau nikahkan dengannya!", kata sang ibu kepada ayah putri, yang Rasul minta untuk nikahkan ia dengan Julaibib.

Mereka enggan memiliki menantu yang tidak memiliki apa-apa. Demikianlah keadaan sebagian orangtua yang lebih mengutamakan dunia seseorang daripada agamanya.

Percakapan itu ternyata didengar oleh putrinya. Tak disangka, ketika bapaknya hendak beranjak pergi menolak pinangan Rasulullah, terdengar suara dari dalam kamar, "Apakah kalian menolak perintah Rasulullah SAW? Tidakkah kalian mendengar firman Allah,

Dan tidaklah patut bagi laki-laki beriman dan tidak (pula) bagi perempuan beriman, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan lain tentang urusan mereka (QS.Al-Ahzâb:36)

Ia berkata, "Terimalah pinangan itu, karena ia tidak akan menyia-nyiakanku, dan aku tidak akan #menikah kecuali dengan Julaibib"

Pernyataan itu menunjukkan ketundukannya pada perintah Nabi. Wanita #shalihah ini tidak melihat diri calon pendamping hidupnya kecuali dengan pandangan agama. Dia sangat paham bahwa kemuliaan dan kebahagiaan hidup seseorang hanyalah dengan ketakwaan kepada Allah.

Kebahagiaan meliputi Julaibib. Istri shalihah akan segera menjadi pendamping hidupnya. Namun angan-angan itu serasa hilang ketika di saat yang sama panggilan #jihad dikumandangkan. Meski sempat bingung memilih, Julaibib tetap berlari menuju #syahid yang selama ini ia cita-citakan.

Usai peperangan itu para sahabat menemukan jenazah Julaibib tersungkur di antara tujuh musuh kafir. Rasul bersabda, “Julaibib telah membunuh tujuh orang ini, kemudian mereka membunuhnya”. Rasulullah-pun menangis lalu mengangkat jasadnya dan bersabda, “Sesungguhnya, ia adalah bagian dariku, dan aku adalah bagian darinya". Beliau mengulangnya tiga kali. Semoga Allah meridhoinya.

Sila like & notifikasi Fanpage #HizbutTahrirIndonesia bit.ly/PageOfficialHTI
Termasuk Kategori : Cerita Hikmah
0 Komentar untuk "Mengenal Julaibib RA"

Back To Top