Semua Akan Ada Masanya

BACA JUGA :


Deru angin yang bertiup berpadu dengan dingin yang menusuk, bukan hanya manusia yang terpengaruh, bahkan dedaunan mulai meninggalkan ranting demi ranting
Tiap penghujung tahun itu adalah pemandangan biasa, yang tak awas merasa bahwa pohon itu telah mati sebab tak ada tanda lagi bahwa ia pernah hidup dan berkembang
Tapi dia tidak mati, dia hanya mengambil hikmah, sebab belajar itu perlu kesunyian, dan itulah yang disediakan putihnya salju padanya, sebuah kesempurnaah dalam kekurangan
Diamnya terus menumpuk energi, bekal kesabaran dan keteguhan, untuk menghadapi musim demi musim yang menjelang, panjang kedepan dan berat tempuhannya
Satu saat bila Allah berikan sinar baginya, tunas-tunas terbaiknya sudah dia siapkan, dedaunan baru yang mengganti yang lama, tampilan yang lebih besar dan banyak
Apapun yang dia pelajari dalam sunyi dipamerkannya dengan bunga nan indah, sedap dimata wangi semerbak, tak ada yang sia-sia bila mengikut jalan Allah Azza Wa Jalla
Begitulah Allah ciptakan kehidupan dari yang mati, dan semudah itu Allah matikan yang hidup. Tak peduli sekuat apa, sehebat apa, serapat apa, Allah lebih dari semua
Selama kita berada di jalan Allah, apakah hari ini, esok atau besok-besok Allah berikan pertolongan. Yang terpenting kita sudah berada di jalan-Nya, dan pasti akan ada balasannya

Sumber : Felix Siauw
Termasuk Kategori : Cerita Hikmah, Felix Siauw
0 Komentar untuk "Semua Akan Ada Masanya"

Back To Top