Harunya Mendengar Kumandang Anak Tahfidz

BACA JUGA :

Mendengar anak-anak Perumahan Ciremai Residence mengumandangkan
ayat-ayat Allah, muncul rasa haru dalam dada. Betapa tidak, kalamullah
yang begitu terjaga sampai kapanpun, dilantunkan manusia-manusia kecil
bersuara merdu dan fasih. Mereka masih suci.

Benar apa yang Allah SWT nyatakan, "lau anzalna haadzal Qur'ana 'ala
jabalin laro'aitahu khosyian mutashodian min khosyatillah". Seandainya
Qur'an ini diturunkan kepada gunung, niscaya akan kamu lihat gunung
itu ambruk, karena takut kepada Allah.

Gunung saja yang berdiri kokoh, berbatu, bisa tunduk oleh agungnya
kalamullah. Apalagi hati manusia, yang 'hanya' daging lembut, lemah,
harus lebih merunduk, takut terhadap Rabb-Nya.

Mendengar lantunan kalamullah dari mulut-mulut manusia suci, menjadi
keniscayaan bagi hati-hati lembut untuk menjadi sebab bercucuran air
mata. Haru, sedih, akan dosa yang telah diperbuat, sekaligus gembira
dengan bisyarah surga dan keberuntungan, bagi siapa saja yang bersedia
untuk taat.

(Dari Nokia 216)
Termasuk Kategori : al Qur'an
0 Komentar untuk "Harunya Mendengar Kumandang Anak Tahfidz"

Back To Top