Atsar Cinta

BACA JUGA :


Cinta tak dapat dilihat, tapi bisa diketahui dari penampakannya, dari cara bicara, dari kecenderungan, bahkan dari pemikirannya. Adanya cinta terlihat dari itu semuanya
Maka orang yang mencintai Islam, pasti akan cenderung kepada Islam. Begitu pula yang membenci Islam pasti cenderung akan tidak suka dengan hal yang berbau Islam
Anda bisa mati-matian meyakinkan orang bahwa anda Muslim, tapi bila anda selalu nyinyir Islam, mengolok ulama, rikuh pada syariat, anti wacana Islam, orang sulit percaya
Karena Muslim yang mencintai Islam tidak begitu. Rasa cinta yang mereka punya akan Islam membuat mereka begitu berhati-hati dalam perkara agama dan syariat
Cinta itu konsekuensinya membela, maka Muslim yang cinta pada Islam akan tergerak membela ketika Al-Qur'annya dinista, bukan malah sinis dan mendukung penistaan
Kenyataannya, harapan ummat akan tegaknya syariat Islam di Indonesia sangatlah besar, ini bisa dilihat pada berpihaknya ummat pada tokoh manapun yang dianggap "Islami"
Sebaliknya, ummat menolak tokoh-tokoh yang pro pada kafir dan kekufuran, sekalipun bergelar 'ulama' atau 'partai Islam'. Ummat tidak meyakini mereka semua
Nah, disini cinta itu berpengaruh, cinta ummat pada tokoh-tokoh ini tidak lain dan tidak bukan disebabkan oleh Islam. Mereka mencintai sesiapa pun yang mencintai Islam
Berbeda dengan kaum sebaliknya, mereka akan membenci, memaki, mengolok-olok, menghina dan mencaci siapapun yang Islami dan membela agama Islam dan ummatnya
Dari sini kita bisa paham dan bijak dalam menyikapi media sosial. Bila kita menemukan komentar kasar, atau bahkan kotor, pada akun-akun yang mencintai Islam dan ummatnya
Itu lumrah, seseorang akan membela dan mempromosikan apa yang dicintainya. Dan saya sudah menentukan apa yang saya cintai, yaitu Allah dan Rasul, Kitabullah dan Sunnah
Maka jangan habiskan waktu buat para pembenci, tugas mereka memang membenci, sedang kita mencintai Islam, habiskanlah waktu kita untuk mendakwahkan Islam

Sumber : https://web.facebook.com/UstadzFelixSiauw/
Termasuk Kategori : Felix Siauw
0 Komentar untuk "Atsar Cinta"

Back To Top